(not a) Vampire

Hampir tiga bulan pengangguran! Never thought I’ll enjoy it this much. Beneran gak pernah merasa bosen, karna tetep ada kegiatan sih, macam les, nulis, dll.

Gak berangkat ke kantor somehow bikin kangen, kangen meeting, kangen tenggelam di dunia IT Jakarta yang gosipnya banyak banget, kangen merindukan makan siang, kangen gak perlu mikirin apa yang harus dilakukan hari ini, karna kalau lagi kerja, permasalahannya ada banyak, thus made me thinking of what should I do for tomorrow, jadi gak pernah bingung harus ngapain untuk membangun diri sendiri, kangen juga sama jalan Sudirman yang macet parah.

Belajar menulis bukan hal yang mudah, apalagi komitmen untuk menulis cerita panjang, kyaaaaaa, hal tersulit di sini adalah disiplin, disiplin, dan disiplin. Belum lagi punya suami yang juga doyan baca, rasanya jadi minder kalau tulisan di review, hehe. Lama banget gak nulis, somehow jadi mulai lagi dari awal untuk mengumpulkan Mojo yang sempet terlupa, so wish me luck. 

Anyway, kemarin waktu di Goethe, ada anak Goethe (yah lupa namanya) yang nanyain ke diriku dong “Cici Masih SMA atau udah Kuliah?”

I know right!

I look a lot younger than the actual anak Kuliah jaman sekarang (lah PD). hahaha I was thanking her for the compliment, and then I hugged her.

Kemudian ngobrol lah sama suami, I was so proud saying that I look so young and made me curious if I’m a Vampire that never gets old! Eh kamudian suami bilang gini:

“Emang ada Vampir yang Ndut?”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s